Stop Tawuran, Polres Purwakarta Ajak Generasi Muda Tolak Kekerasan dan Bijak Bermedia Sosial

“Polres Purwakarta juga mengingatkan bahwa keterlibatan dalam aksi tawuran memiliki konsekuensi serius. Selain dapat berhadapan dengan proses hukum dan ancaman pidana, pelaku tawuran juga berisiko mengalami putus sekolah, kehilangan masa depan, mengalami cedera berat hingga cacat permanen, serta menimbulkan trauma psikologis bagi keluarga,” tegasnya.

Lebih lanjut, IPTU Tini Yutini mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, baik di lingkungan pergaulan maupun penggunaan media sosial.

“Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. Orang tua diharapkan aktif mengawasi pergaulan anak, memberikan pemahaman tentang bahaya tawuran, serta membangun komunikasi yang baik agar anak tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif,” katanya.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Hadiri Lepas Sambut Kajati Jabar

Selain upaya edukasi, Polres Purwakarta juga terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah, serta memperkuat sinergi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi tawuran.

“Polres Purwakarta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya rencana atau indikasi aksi tawuran melalui Call Center Polri 110 atau kantor polisi terdekat agar dapat dilakukan langkah pencegahan sedini mungkin,” Ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, lanjut Tini, Polres Purwakarta berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor perdamaian di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Bapor Subang Gelar Ngabret Padel Mini Tournament 

“Stop tawuran, putus rantai kekerasan, dan jaga masa depan. Prestasi jauh lebih membanggakan daripada permusuhan,” tutup IPTU Tini Yutini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *