Tutup MTQH XVI, Diky Chandra Jadikan MTQH Sebagai Awal Pembinaan yang Lebih Kuat dan Terarah

Alhamdulillah, pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat sebelumnya, Kota Tasikmalaya mampu meraih posisi delapan. Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Dengan potensi yang dimiliki Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri, dengan banyaknya pesantren, para ulama, guru Al-Qur’an, serta generasi muda yang berbakat, saya meyakini kita mampu meraih hasil yang lebih baik lagi.

Baca Juga:BNPB Beri Arahan Mitigasi Bencana di Pangandaran, Kasdim 0625/Pangandaran Hadiri Rakor Kesiapsiagaan Tsunami dan Gempa

Mudah-mudahan melalui persiapan yang lebih matang, pembinaan yang lebih konsisten, dan kerja sama seluruh pihak, pada pelaksanaan MTQH tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan datang Kota Tasikmalaya dapat meningkatkan prestasinya dan mampu menembus lima besar Jawa Barat.

Bukan semata-mata mengejar peringkat, tetapi sebagai wujud ikhtiar bersama untuk menunjukkan bahwa tradisi pembinaan Al-Qur’an di Kota Tasikmalaya terus tumbuh, berkembang dan menghasilkan generasi terbaik yang membanggakan daerah

“Akhirnya, marilah kita jadikan MTQH ini sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an dan Hadis memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan ikhtiar bersama dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang religius, berakhlak mulia, penuh keberkahan, serta menjadi Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur-sebuah negeri yang baik, maju, sejahtera, dan senantiasa mendapat ampunan serta ridha dari Allah SWT, “paparnya.

Ketua LPTQ Kota Tasikmalaya H Hanafi, SH.,MH mengucapkan syukur Alhamdulillah , setelah melalui rangkaian kegiatan sejak tanggal 12 hingga 14 Juni 2026, Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis XVI Tingkat Kota Tasikmalaya dapat terlaksana dengan baik, lancar, tertib, dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah. Seluruh cabang musabaqah telah diselenggarakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Baca Juga:Pembebasan Tanah Negara di Kecamatan Agrabinta Cianjur, Diduga Banyak Oknum Kades Menjadi Mafia Tanah

MTQH XVI Tingkat Kota Tasikmalaya tahun ini diikuti oleh seluruh kafilah dari 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya dengan jumlah peserta mencapai 426 orang yang mengikuti berbagai cabang dan golongan musabaqah. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam tilawah, tahfidz, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, khath Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an dan Hadis, serta cabang-cabang lainnya. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa semangat pembinaan Al-Qur’an dan Hadis di Kota Tasikmalaya terus tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pada kesempatan ini, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Tasikmalaya, Bapak Wakil Wali Kota Tasikmalaya, unsur Forkopimda, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, seluruh jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya, para camat, pengurus LPTQ kecamatan, dewan hakim, panitera, panitia pelaksana, para pengurus DKM dan pengelola lokasi perlombaan, para pembina dan pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pengabdiannya sehingga MTQH XVI Tingkat Kota Tasikmalaya dapat berlangsung dengan sukses. pikiran, dan

Kami juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orang tua, guru, ustaz, ustazah, pimpinan pondok pesantren, madrasah, rumah tahfidz, dan seluruh lembaga pendidikan Al-Qur’an yang selama ini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan melakukan pembinaan.

Sesungguhnya apa yang kita saksikan selama MTQH ini merupakan buah dari proses pembelajaran dan pembinaan yang berlangsung sepanjang tahun. Di balik setiap penampilan peserta terdapat kerja keras para pembimbing yang telah menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis sejak usia dini

Baca Juga:Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Tasikmalaya Kota Gelar Funwalk dan Donor Darah

Kami mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik pada MTQH XVI Tingkat Kota Tasikmalaya Tahun 2026. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Hadis.

Namun demikian, kami juga ingin menyampaikan bahwa hakikat MTQH tidak semata-mata melahirkan para juara. Bagi kami, seluruh peserta yang telah mengikuti musabaqah ini adalah insan-insan pilihan yang telah menunjukkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Hadis. Karena itu, jangan pernah berkecil hati apabila pada kesempatan ini belum memperoleh hasil yang diharapkan. Teruslah belajar, teruslah menghafal, teruslah memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari.

MTQH bukan sekadar ajang perlombaan. MTQH adalah sarana pembinaan, sarana kaderisasi, sekaligus investasi jangka panjang dalam membangun generasi Qur’ani. Dari kegiatan inilah kita berharap lahir para qari dan qariah, hafiz dan hafizah, mufassir, khattat, dai, akademisi, dan pemimpin masa depan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Oleh karena itu, penutupan MTQH pada malam hari ini sesungguhnya bukanlah akhir dari proses yang kita jalani. Justru malam ini menjadi titik awal untuk melanjutkan pembinaan yang lebih intensif dan lebih terarah. Para peserta terbaik hasil MTQH tingkat kota akan menjadi bagian dari proses seleksi dan pembinaan menuju MTQH tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:Plt Gubernur Riau Lantik 77 Kepala Sekolah Tingkat SMA, SMK, dan SLBN, Ini Nama-namanya

Untuk itu diperlukan kerja sama dan komitmen bersama antara LPTQ, Kementerian Agama, para pembina, pondok pesantren, lembaga pendidikan, serta seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan Al-Qur’an dan Hadis di Kota Tasikmalaya.

Kami meyakini bahwa Kota Tasikmalaya memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan para ulama, pesantren, guru-guru Al-Qur’an, dan semangat generasi muda yang luar biasa, insyaAllah kualitas pembinaan yang kita lakukan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Karena itu, mari kita jadikan hasil MTQH tahun ini sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk mempersiapkan kafilah Kota Tasikmalaya yang lebih baik pada ajang MTQH tingkat Provinsi Jawa Barat mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *