Baca Juga:Wabup Tasikmalaya Hadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Tingkat Jawa Barat
Gotong royong menjadi cara paling efektif membangun kesadaran kolektif. Ketika ASN dan warga turun bareng, ada pesan kuat bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri.
Kami ingin warga tidak hanya jadi penonton. Ayo terlibat, mulai dari depan rumah masing-masing.
Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak yang membawa sapu dan alat kebersihan dari rumah.Di pimpin RT/RW dari masing-masing wilayah di Kecamatan Bungursari bahu membahu ikut membersihkan.
Pemkot berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Jalan Mangin. Agenda “Jumat Bersih” akan digilir ke titik lain di 10 kecamatan. Tujuannya, membangun kebiasaan bahwa setiap jumat adalah hari peduli lingkungan.
“Kita mulai dari yang kecil, rutin, dan bareng-bareng. Kalau konsisten, dampaknya besar. Kota bersih itu investasi kesehatan dan kenyamanan,” tegas Viman.
“Tasik Resik diarahkan menjadi gerakan budaya. Tidak hanya fisik lingkungan yang bersih, tapi juga pola pikir warga agar tidak buang sampah sembarangan. Edukasi ke sekolah, komunitas, dan pasar tradisional akan digencarkan, “tuturnya.

