Wali Kota Tasik Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Ranwal RKPD Tahun 2027

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com- Kegiatan hari ini adalah bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, pemerintah daerah wajib menyusun RKPD sebagai rencana pembangunan tahunan. RKPD Tahun 2027 ini merupakan penjabaran tahun ketiga dari RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2025-2029.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA dalam sambutannya di kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Ranwal RKPD Tahun 2027 di Aula Bappelitbangda, Kamis (08/01/26).

Maka forum konsultasi publik ini kita tempatkan sebagai ruang yang terbuka untuk menyerap masukan, menguatkan kesepahaman, dan menyempurnakan rancangan sebelum masuk ke tahapan berikutnya, mulai dari musrenbang kelurahan, kecamatan, sampai musrenbang tingkat kota, hingga penetapan Peraturan Kepala Daerah tentang RKPD Tahun 2027.

Dalam kerangka RPJMD 2025-2029, kita bergerak untuk mewujudkan visi: Tasikmalaya sebagai Kota Industri, Jasa, dan Perdagangan yang Religius, Inovatif, Maju, dan Berkelanjutan. Dan sesuai RPJMD, tema pembangunan Tahun 2027 adalah: “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat.” Artinya, dua kata kunci kita jelas: ekonomi yang makin tumbuh dan layanan publik yang makin terasa manfaatnya.

Baca Juga:Koperasi Jasa Pena Karya Balarea, yang Himpun Anggota PWI Kota Bandung Gelar RAT Tahun Buku 2025

Perencanaan pembangunan daerah juga harus selaras dengan arah pembangunan nasional dan provinsi. Karena itu, program dan kegiatan kita perlu nyambung dengan prioritas nasional mulai dari penguatan gizi masyarakat, penanganan emiskinan ekstrem, penurunan stunting, penguatan koperasi, Sekolah Rakyat, hingga penguatan ketahanan pangan, perumahan, hilirisasi, dan seterusnya serta selaras pula dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, perangkat daerah, para pemangku kepentingan, dan seluruh masyarakat yang terus berpartisipasi dalam pembangunan Kota Tasikmalaya.

Partisipasi ini penting, karena pembangunan yang kuat tidak lahir dari satu meja tetapi dari banyak tangan yang saling menguatkan.

Ikhtiar pembangunan yang kita jalankan dapat kita lihat dari beberapa indikator makro. IPM Kota Tasikmalaya Tahun 2025 tercatat 76,59 poin, berada di atas IPM Provinsi Jawa Barat 75,90 poin. Pertumbuhan ekonomi Tahun 2024 sebesar 5,22%, juga sedikit di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat 5,20%. Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2025 tercatat 6,43%, di bawah angka provinsi 6,77%. Tingkat kemiskinan pada Maret 2025 berada di 10,84%, mengalami penurunan dari 2024 yang 11,10%. Rasio gini Tahun 2024 sebesar 0,359, dan PDRB per kapita Tahun 2024 sebesar 39,45 juta rupiah. Angka-angka ini bukan untuk membuat kita cepat puas, tetapi menjadi kompas: apa yang harus dijaga, dan apa yang harus kita percepat.

Sebagai penggerak pelaksanaan RPJMD, Pemerintah Kota Tasikmalaya menjalankan program prioritas daerah. Saya sampaikan ringkas beberapa ikhtiar yang sudah berjalan:

Baca Juga:Asiknya Nikmati Sensasi Petik Buah Semangka Langsung dari Kebun di Jembar Farm Ciamis

1. Pada Tasik GEMAS, kita memperkuat layanan kesehatan melalui renovasi/penambahan ruang Puskesmas Cigeureung dan Panglayungan, meluncurkan inovasi Gerakan Peduli Stunting (GPS), menyalurkan PMT untuk 6.314 balita, memberikan tablet tambah darah bagi 46.732 ibu hamil dan remaja putri, serta Kartu Anak Sehat bagi 28.914 orang Dan sebagai dukungan program pusat, program cek kesehatan gratis sudah diikuti 284.124 masyarakat.

2. Pada Tasik Pintar, kita memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui pembangunan 11 ruang kelas baru, rehabilitasi 34 ruang kelas, pembangunan dan rehabilitasi utilitas sekolah, pengadaan mebelair 80 paket, perlengkapan sekolah 115 paket, bantuan perlengkapan siswa 3.002 orang, serta beasiswa mahasiswa berprestasi dengan keterbatasan ekonomi 47 orang. Kita juga menghadirkan layanan pendidikan Paket B, Paket C, dan kursus melalui UPTD SKB secara gratis bagi warga yang putus sekolah. Untuk mendukung prioritas nasional, Kota Tasikmalaya juga telah meresmikan Sekolah Rakyat dengan 3 rombel (1 SD dan 2 SMP). Dan alhamdulillah, Kota Tasikmalaya meraih Juara Umum Kesatu pada pembinaan apresiasi GTK tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

3. Pada Tasik Religius, kita menguatkan karakter masyarakat: program OHAN HAFIZH sedang berjalan dengan 61 peserta, MTQH tingkat kota diikuti 184 peserta, fasilitasi 280 pesantren, insentif guru diniyah 15.346 orang, serta perbaikan sarana-prasarana keagamaan 163 lembaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *