H.Wahid: Liga Jabar Istimewa Baru Pertama Kali Digelar, Disambut Antusias Peserta

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tasikmalaya mengadakan Liga Jabar Istimewa, bertempat di Stadion Wiradadaha, Sabtu (02/05/26).

Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H.Wahid, S. P d dalam sambutannya mengatakan Liga Jabar Istimewa 2026 ini merupakan Liga yang baru pertama kali di laksanakan oleh PSSI Provinsi Jawa Barat. Untuk di Kota, Tasikmalaya walaupun baru pertama kali digelar namun sudah di sambut antusias peserta, terbukti pada Liga ini sudah banyak yang mendaftar di setiap kelompok umurnya.

Di Liga Jabar Istimewa ini ada 4 Kelompok umur yaitu untuk umur 10, 12, 14 dan umur 19 tahun. Untuk kelompok umur 10 diikuti 13 klub, umur 12 tahun sebanyak 24 klub, umur 14 ada 12 klub dan umur 19 ada 6 klub.

Baca Juga:Lepas Atlet Futsal, Bupati Zukri Harus Semangat Bertanding dan Jaga nama baik Kabupaten Pelalawan

Adapun untuk waktunya, untuk umur 10 dan 12 tahun kita gelar selama dua hari yaitu tanggal 2 dan 3 Mei 2026, sedangkan untuk umur 14 dan 19 tahun kita gelar pada tanggal 10,14,17,23 dan tanggal 24 Mei 2026

Dari kompetisi tingkat kota, lima tim terbaik di tiap kelompok usia U-10 dan U-12 akan melaju ke babak regional Priangan Timur.

Selanjutnya, enam tim terbaik dari regional akan bertarung di tingkat Jawa Barat.

Baca Juga:Wawalikota Tasikmalaya Diky Chandra Hadiri Rakor Tim P3S di Bandung, Juga Temui Kepala Bappeda Jabar, Bahas Akses Jalan Ke SMAN 11

Jadi bukan hanya juara satu yang lolos. Lima besar kita kirim semua. Ini bagian dari memperluas jam terbang dan pengalaman tanding anak-anak.

Pembinaan sepak bola tidak bisa instan. Ia melihat olahraga menjadi salah satu cara efektif mengalihkan anak-anak dari potensi kenakalan remaja.

Minimal mereka punya aktivitas positif. Olahraga, sehat, dan punya mimpi. Itu sudah jadi kemenangan awal.

Baca Juga:Tekankan Kolaborasi dan Peran Masyarakat, Bupati Ciamis Buka Musrenbang RKPD 2027

Meski begitu, ia tak menampik keterbatasan fasilitas di Kota Tasikmalaya.Informasi Kota Tasikmalaya

Janji revitalisasi stadion hingga program pembangunan lapangan di tiap kecamatan masih belum terlihat realisasinya dalam anggaran 2026.

“Mudah-mudahan bukan sekadar wacana. Jangan sampai berhenti di omon-omon,” ucapnya dengan nada satir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *