Program Study Magister Manajemen Unsil Gelar PPM Melalui Pendampingan ke KWT Puspitajaya Mekarmukti

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com- Program Studi Magister Manajemen Universitas Siliwangi menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) melalui pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspitajaya, Desa Mekarmukti. Program ini berfokus pada lima aspek, yaitu pemasaran, produksi, sumber daya manusia, keuangan, dan kewirausahaan. Hasil pendampingan dipresentasikan dalam kegiatan Mini Expo Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk diseminasi dan pertanggungjawaban akademik kepada masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Jajaran Pimpinan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis, Perwakilan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Jajaran Pimpinan Pascasarjana Universitas Siliwangi, Wakil Direktur Pascasarjana Dr. Iwan Wisandani, S.E.I., Ak., M.Ag., Koordinator Program Studi Magister Manajemen Dr. Edy Suroso, S.E., M.Si., Camat Cisaga, Kapolsek Cisaga, Danramil Cisaga, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Cisaga, Kepala Desa Mekarmukti beserta jajaran, para ketua lembaga desa, Ketua dan anggota KWT Puspitajaya, mahasiswa Magister Manajemen Angkatan 2025, serta tamu undangan lainnya.

Program pendampingan dimulai pada 27 Juni 2026 dan mencapai puncaknya melalui kegiatan Mini Expo dan presentasi hasil pendampingan pada 1 Agustus 2026.

Baca Juga:Gerak Cepat, BRI Region 9 Bandung Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Kabupaten Sukabumi 

Kegiatan dilaksanakan di Aula Terbuka Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, dengan KWT Puspitajaya sebagai mitra utama program pendampingan.

Program ini dilaksanakan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk membantu meningkatkan kapasitas kelembagaan, tata kelola usaha, dan keberlanjutan usaha KWT Puspitajaya melalui penerapan ilmu manajemen secara langsung di masyarakat.

Pendampingan dilakukan melalui observasi lapangan, identifikasi potensi dan permasalahan, penyusunan program kerja, pelaksanaan pendampingan pada lima bidang, penyusunan rekomendasi, kemudian dipresentasikan dalam Mini Expo sebagai media berbagi hasil kepada para pemangku kepentingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *