Pewarta:Anton.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-
Semangat pemberdayaan perempuan melalui sektor pertanian mulai tumbuh di Kampung Pamijahan RT 003/RW 007, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Hal tersebut ditandai dengan resmi dibentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Sejahtera, Kamis, 1 Oktober 2026. Pembentukan kelompok ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menggerakkan kaum perempuan agar lebih aktif dalam kegiatan pertanian sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pembentukan KWT turut dihadiri Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Indihiang serta aparatur Kelurahan Sukamulya yang mewakili pemerintah kelurahan.
Berdasarkan hasil musyawarah, kepengurusan KWT Makmur Sejahtera menetapkan Iis Trisnawati sebagai Ketua, Esih Erna Puspita sebagai Sekretaris, dan Ida Daningsih sebagai Bendahara.
Baca Juga:Wakil Bupati Tasikmalaya Terima Kunjungan Tim WJIC dan BI Jawa Barat, Katakan Ini
Bukan Sekadar Membentuk Kelompok
Ketua KWT Makmur Sejahtera, Iis Trisnawati, mengatakan terbentuknya kelompok tersebut harus menjadi awal dari kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat sekitar.
Menurutnya, KWT tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan kepengurusan, tetapi harus mampu menjadi wadah bagi para wanita tani untuk belajar, bekerja sama dan mengembangkan berbagai potensi pertanian.
«“Kami bersyukur KWT Makmur Sejahtera akhirnya bisa terbentuk. Ini menjadi langkah awal bagi kami untuk bersama-sama bergerak, belajar dan mengembangkan kegiatan pertanian yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Iis.»
Ia berharap seluruh anggota dapat menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam menjalankan program yang telah direncanakan.
«“Kami ingin kelompok ini benar-benar memiliki kegiatan yang nyata. Karena itu, kekompakan dan kerja sama seluruh anggota sangat penting agar apa yang kita mulai hari ini bisa terus berkembang,” katanya.»
Baca Juga:USB YPKP Bandung Komitmen Sebagai Kampus Hijau Terus Gelar Kuliah Umum
Pembibitan Cengek Mahkota Dompo Jadi Langkah Awal
Pembina KWT Makmur Sejahtera, Santo Rahman, mendorong agar kelompok segera menjalankan kegiatan produktif. Salah satu yang akan dikembangkan adalah pembibitan Cengek Mahkota Dompo.
Menurut Santo, kegiatan pembibitan dapat menjadi sarana bagi anggota untuk belajar mengelola tanaman mulai dari tahap awal hingga menghasilkan tanaman yang produktif.
«“Kita ingin KWT ini setelah terbentuk langsung memiliki kegiatan. Salah satunya melalui pembibitan Cengek Mahkota Dompo. Dari sini anggota bisa belajar mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan sampai nantinya menghasilkan,” ujar Santo Rahman.»

Ia menjelaskan, pengembangan tanaman tidak harus bergantung pada ketersediaan lahan yang luas. Pemanfaatan pekarangan rumah maupun penggunaan polybag dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengembangkan kegiatan pertanian.
Dengan cara tersebut, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dapat diubah menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat bagi keluarga maupun kelompok.
Dari Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

