Ragam  

KWT Makmur Sejahtera Resmi Dibentuk, Dorong Pembibitan Cengek Mahkota Dompo dan Pemberdayaan Wanita Tani

Santo menambahkan, kegiatan pertanian yang dimulai dari tingkat lingkungan merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan secara bersama-sama.

Baca Juga:Usai di Kabupaten Indramayu, BRI Peduli Lanjut Berikan Bantuan Perbaikan RTLH Bagi KRS di Kabupaten Ciamis

Menurutnya, masyarakat perlu didorong untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat sebagai pelaku dalam kegiatan pertanian.

«“Semangat ketahanan pangan dan swasembada pangan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri. Tidak harus menunggu lahan yang luas. Apa yang ada bisa kita manfaatkan, termasuk pekarangan dan polybag,” ungkapnya.»

Ia berharap pembibitan Cengek Mahkota Dompo dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga ke depan bukan hanya mendukung kebutuhan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang kegiatan produktif bagi anggota KWT.

Untuk itu, sinergi dengan BPP, pemerintah kelurahan dan pihak terkait dinilai penting, terutama dalam memberikan pendampingan teknis, meningkatkan keterampilan anggota serta membantu pengembangan kegiatan kelompok.

Baca Juga:Disdikpora Pangandaran Gelar FTBI 2026, Bahasa Ibu Jadi Bekal Generasi Muda

H. Asep Suhenra: Tingkatkan Kesejahteraan Wanita Tani

Koordinator BPP Indihiang, H. Asep Suhenra, menyambut baik terbentuknya KWT Makmur Sejahtera. Ia berharap keberadaan kelompok tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan peran sekaligus kesejahteraan wanita tani di lingkungan Kampung Pamijahan.

«“Dengan terbentuknya KWT ini, mudah-mudahan dapat meningkatkan kesejahteraan wanita tani di lingkungan tersebut. Selain itu, kita juga berharap pemberdayaan dan pemanfaatan lahan pekarangan dapat semakin meningkat,” ujar H. Asep Suhenra.»

Ia mengatakan, lahan pekarangan yang berada di sekitar rumah masyarakat memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lahan produktif.

Melalui kegiatan budidaya tanaman yang dilakukan secara bersama-sama, pekarangan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat memberikan manfaat tambahan bagi keluarga.

Baca Juga:Ketua TP PKK Kabupaten Subang Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54 Jawa Barat

H. Asep Suhenra juga mendorong anggota KWT untuk aktif mengikuti pembinaan dan pendampingan agar pengetahuan serta keterampilan dalam bidang pertanian terus meningkat.

«“Kami berharap KWT Makmur Sejahtera dapat terus berkembang, anggotanya semakin aktif, dan potensi lahan pekarangan yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah bagi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan wanita tani,” tuturnya.»

Dari Pamijahan, Menumbuhkan Gerakan Pertanian

Terbentuknya KWT Makmur Sejahtera menjadi awal baru bagi masyarakat Kampung Pamijahan untuk mengembangkan kegiatan pertanian berbasis kelompok.

Pembibitan Cengek Mahkota Dompo, pemanfaatan lahan pekarangan dan peningkatan keterampilan anggota menjadi bagian dari langkah awal yang diharapkan dapat terus dikembangkan.Dengan dukungan BPP Indihiang dan aparatur Kelurahan Sukamulya, KWT Makmur Sejahtera diharapkan mampu tumbuh menjadi kelompok yang aktif, produktif dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar membentuk sebuah kelompok, keberadaan KWT Makmur Sejahtera diharapkan menjadi ruang bagi para wanita tani untuk saling belajar, bekerja sama dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Dari Kampung Pamijahan, pemanfaatan lahan pekarangan dan pembibitan tanaman diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pemberdayaan perempuan serta menumbuhkan semangat pertanian produktif dari tingkat lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *