Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak, Carnaval Milangkala Pangandaran Tuai Kritik

Hingga hari ini kami telah menyuplai air kepada 27.000 jiwa yang terbagi di 9.494 KK, sembilan kecamatan,” ungkap Dodo melalui sambungan WhatsApp.

Di sisi lain, Pemkab Pangandaran sebelumnya menyatakan perayaan Milangkala tidak akan membebani APBD dalam jumlah besar.

Baca Juga:Polres Purwakarta Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Perkuat Sinergi dalam Agenda Pemerintahan Daerah

Bupati Citra Pitriyami juga membantah kabar anggaran Rp2 miliar untuk kegiatan tersebut dan menyebut sejumlah acara mendapat dukungan pihak ketiga.

Meski demikian, transparansi anggaran tetap menjadi perhatian publik. Masyarakat berhak mengetahui sumber pembiayaan Carnaval, besaran dana APBD yang digunakan, serta langkah konkret pemerintah dalam mengantisipasi kekeringan berkepanjangan.

Pangandaran tentu boleh merayakan hari jadinya dan melestarikan budaya lokal. Namun, di tengah kondisi darurat air bersih, pemerintah perlu memastikan penanganan kebutuhan dasar masyarakat berjalan maksimal.

Kini publik menanti langkah nyata Bupati Citra Pitriyami: memastikan air bersih tersedia bagi warga terdampak sekaligus menjelaskan secara terbuka pembiayaan dan prioritas kegiatan Milangkala ke-14.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *