“Api Tak Pernah Menunggu”: Kodim 0612/Tasikmalaya Gembleng Prajurit Lewat Pelatihan Damkar Penuh Aksi dan Edukasi

Dalam sesi edukasi, tim Damkar menjelaskan bahwa satu regu pemadam terdiri dari enam personel dengan tugas berbeda namun saling berkaitan. Seorang Danru bertanggung jawab memimpin operasi dan mengambil keputusan cepat di lapangan. Dua operator bertugas mengendalikan suplai air dan mesin kendaraan.

Sementara nozelman menjadi ujung tombak pemadaman dengan mengarahkan semprotan air ke titik api, dibantu helper yang memastikan selang tetap stabil dan aman selama proses berlangsung.Tidak berhenti di situ, simulasi penanganan kebakaran juga diperagakan secara lengkap.

Tim Damkar memperlihatkan tahapan mulai dari menerima laporan kebakaran, mobilisasi personel, penggunaan APD, penempatan kendaraan, penarikan selang, hingga teknik komunikasi antar personel saat proses pemadaman berlangsung.

Baca Juga:Bupati Subang Sidak Tempat Hiburan Malam dan Penjual Miras Tak Berizin, Akan Lakukan Penutupan

Simulasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa memadamkan api bukan sekadar menyemprot air, tetapi membutuhkan koordinasi, keberanian, kecepatan, dan ketenangan.Pelatihan ini menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Karena itu, kemampuan dasar penanganan kebakaran dinilai penting dimiliki setiap personel, termasuk aparat kewilayahan yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan anggota Kodim 0612/Tasikmalaya semakin siap membantu masyarakat dalam situasi darurat sekaligus memahami pentingnya keselamatan kerja saat menghadapi bencana kebakaran.

Baca Juga:Pembebasan Tanah Negara di Kecamatan Agrabinta Cianjur, Diduga Banyak Oknum Kades Menjadi Mafia Tanah

Di balik kobaran api, ada keberanian, kerja sama, dan kesiapan yang harus terus dilatih. Karena dalam kondisi darurat, beberapa detik bisa menjadi penentu antara keselamatan dan bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *