Pewarta:Iyut K.
Pangandaran,Hallo Berita Online.Com-Kegiatan Binkempa (Bina Kemah Pramuka) dalam rangka Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting (Kwarran) Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, digelar lapang cegag desa dikalong pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan bagi anggota Pramuka Penggalang untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta jiwa kebersamaan.
Suasana kegiatan berlangsung semarak. Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, dengan pendampingan dari para pembina dan unsur terkait.
LT II tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki sikap tangguh, mandiri, bertanggung jawab, sportif, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Sidamulih, Miftahul Munir.S.Ag.M.Pd mengatakan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) serta seluruh pangkalan yang ada di Kecamatan Sidamulih.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan peserta sangat antusias. Dukungan dari unsur Mabiran juga sangat luar biasa, mulai dari Pak Camat, Kapolsek, Danramil, termasuk para Mabigus semuanya hadir. K3S Sidamulih juga sangat mendukung pelaksanaan Lomba Regu Pramuka Penggalang ini,” ujar Miftahul Munir.
Baca Juga:Sekda Purwakarta Ingatkan ASN: Jangan Abai Disiplin dan Kelestarian Lingkungan
Ia menjelaskan, peserta LT II berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga SMP. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti 43 regu, terdiri atas 20 regu putra dan 23 regu putri.
Menurutnya, terdapat sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut. Pertama, mempererat silaturahmi antaranggota Pramuka Penggalang dengan seluruh pangkalan yang ada di Kecamatan Sidamulih.
“Kedua, menanamkan kemandirian, tanggung jawab dan sportivitas kepada Pramuka Penggalang. Sekaligus kami ingin melihat proses pembelajaran yang dilakukan di masing-masing gugus depan,” katanya.
Miftahul berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka dapat benar-benar diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari.

