Menurutnya,pembinaan olahraga itu tidak hanya cukup melalui latihan rutin, tetapi juga harus di dukung dengan kompetisi yang berkesinambungan agar atlet memiliki pengalaman bertanding
“Olahraga sepatu roda di Kota Tasikmalaya saat ini, kini dihadapkan dengan kurangnya pelatih sepatu roda. “tetapi di event ini, kejutan ya, dimana biasanya peserta yang banyak itu dari luar kota. Tetapi kali ini, justru peserta dari tasik yang banyak. Semoga ke depan akan lahir atlet- atlet berprestasi dari sepatu roda,”ungkapnya.
Baca Juga:Hadiri Suby Fest Vol.14, Kang REY Tegaskan Skena Kesenian Subang Terus Berkembang
Tidak hanya sekedar event olahraga, Diky menilai, kompetisi ini selain membawa manfaat bagi generasi muda, event ini membantu Kota Tasikmalaya semakin banyak dikunjungi. Kunjungan tidak hanya peserta, tapi juga orang – orang yang dibawa peserta
Dengan banyaknya event disini, kita ini menjadi daerah tujuan untuk ragam event. Termasuk, saya berharap, kuliner menjadi tujuan warga dari luar. Ya karena kita tidak punya wisata alam.
“Kami mengajak warga Kota Tasikmalaya, untuk menjadi tuan rumah yang ramah.” kegiatan- kegiatan seperti ini akan membawa efek yang luas. Akan juga terjadi perputaran uang di kota tasikmalaya,”kata Diky Chandra.

