Bupati Subang Lantik Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah, Jalankan Amanah Sebaik Mungkin

“Dana BOS selalu jadi objek pemeriksaan BPK. Di masa kepemimpinan Saya, Saya hapus korwil. Saya tidak ingin ada lagi ada via antara Kepala Sekolah dengan Dinas Pendidikan dijembatani Korwil sehingga menghapus salah satu unsur penyebab penyelewengan Dana BOS,”tegasnya

Kang Rey juga tidak menutup mata pada beban Kepala Sekolah dalam penyusunan SPJ dan hal administrasi dalam pelaporan Dana BOS.

Untuk itu, Kang Rey sedang mendesain agar setiap sekolah memiliki ASN pendamping untuk menyelesaikan hal administratif agar Kepala Sekolah fokus dalam membenahi sekolahnya masing- masing.

Baca Juga:Bupati Citra Pitriyami Lantik Agus Noordin Jadi Pj Sekda Pangandaran, Fokus Benahi Fiskal Daerah

“Kadang bukan karena nakal tapi ada Kepala Sekolah yang tidak mengerti cara mengelola keuangan, cara mengelola dana sehingga asal-asalan dalam pembuatan SPJ. Saya ingin kepsek fokus saja pada pembenahan sekolahnya sehingga urusan Dana BOS nanti kita siapkan ASN kita untuk mendampingi sekolah untuk mengurus spj dan administrasi,”jelasnya.

Menurut Kang Rey, langkah memberi pendamping SPJ bagi sekolah tidak hanya membantu Kepala Sekolah, tetapi juga memperkecil ruang penyelewengan dalam pengelolaan anggaran dan penyusunan SPJ.

“Ketika nanti ada penyelewengan, Saya tahu dan tidak boleh lagi ada alasan tidak tahu, karena ASN yg ditunjuk sudah disiapkan,”tutup Kang Rey.

Baca Juga:Bupati Bersama Wabup Tasikmalaya Hadiri Launching MPPDN Versi 2

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *