Pewarta: Usup Supriatna.
Purwakarta, Hallo Berita Online. Com – Setelah Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh kritik tajam netizen terkait sebuah lagu berjudul “Lalaki Langit Lalanang Bejad”.
Lagu yang dinilai kontroversial tersebut menyeret nama Bupati Purwakarta, Om Zein. Menanggapi polemik yang menggelinding panas di tengah masyarakat, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), langsung memanggil sang bupati untuk memberikan klarifikasi.
Pemanggilan tersebut disiarkan secara terbuka melalui kanal YouTube resmi Kang Dedi Mulyadi. Langkah ini diambil sebagai bentuk pembinaan agar kegaduhan di publik tidak terus berlarut-larut.
Baca Juga:Acara Guyub Muharam, Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Santunan Kepada 2.560 Anak Yatim
KDM: Bukan Hukuman, Melainkan Pembinaan Kepala Daerah
Dalam video podcast tersebut, Kang Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadiran Bupati Purwakarta Om Zein bukan untuk diadili atau dijatuhi hukuman. KDM menjelaskan batasan wewenang yang dimilikinya sebagai pemimpin wilayah Jawa Barat.
“Jadi Bapak Bupati (Om Zein) sengaja kita undang pada hari ini tidak untuk melakukan hukuman, karena kita tidak punya otorisasi untuk memberikan hukuman kepada Kepala Daerah,” ujar KDM.
Baca Juga:Pemkab Cianjur Bongkar Bangunan Tanpa Izin di Jalan Raya Bandung Ciranjang
“Tetapi kita ini diberikan tugas untuk melakukan pembinaan, pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Daerah. Sebenarnya kalau sanksi itu ada di Kemendagri,” tambahnya secara jelas.
Perjalanan Spiritual dan Masa Lalu Kelam Om Zein
Ditulis Sejak Tahun 2020 berbentuk Puisi
Saat dikonfirmasi langsung oleh KDM mengenai latar belakang lahirnya lirik lagu “Lalaki Langit Lalanang Bejad”, Om Zein membeberkan fakta di balik proses kreatifnya. Ia mengungkapkan bahwa karya tersebut lahir dari gejolak batin masa lalunya yang kelam jauh sebelum ia menjabat sebagai orang nomor satu di Purwakarta.

