Kepala BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar, menyampaikan bahwa capaian indikator kesehatan daerah menunjukkan tren positif. Angka harapan hidup di Kabupaten Subang meningkat dari 73,51 pada tahun 2024 menjadi 75,41 pada tahun 2025, melampaui target yang ditetapkan sebesar 75,31.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian statistik tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mengingat kondisi IGD yang masih padat serta tingginya angka rujukan dari puskesmas.
Dalam arahannya, Bupati Subang atau yang akrab disapa Kang Rey menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam urusan kesehatan. “Urusan kesehatan masyarakat Kabupaten Subang ini bukan cuma tugas RSUD, puskesmas, dan Dinkes. Makanya saya mengundang camat,” tegasnya.
Baca Juga:Peringati Hari K3 Sedunia, Polres Pangandaran Gelar Olahraga Bersama TNI dan Pemda
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan layanan di tingkat puskesmas. “Mau IGD saya tambah bed-nya, walaupun sekarang sudah bertambah, itu semua bisa dimaksimalkan kalau di awalnya belum terselesaikan,” ujarnya. Dari total 40 puskesmas yang ada, sebanyak 25 telah memiliki layanan rawat inap, sementara sisanya masih perlu ditingkatkan.
Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan rencana pemerataan layanan kesehatan wilayah. “Walau saya ingin membangun RS di Pantura, namun di selatan seperti Tanjungsiang kalau mau ke RS jauh. Saya berharap kita bisa menaikan PKM Jalancagak menjadi RS. Subang bagian selatan pun sama pentingnya,” ungkapnya.
Kang Rey juga menekankan pentingnya pemerataan tenaga medis. “Seharusnya merata jumlah dokter yang ada di puskesmas,” ujarnya, sembari meminta Dinas Kesehatan menyusun kajian komprehensif terkait kebutuhan anggaran, kondisi fasilitas, serta tantangan yang dihadapi.
Mengakhiri arahannya, Kang Rey meminta agar hasil rapat tidak berhenti sebagai diskusi semata. “Tolong dibedah, bukan cuma material, tapi sosialnya, ekonomi, dan pelayanannya. Sehingga hasilnya bukan cuma penambahan anggaran, tapi benar-benar bisa diterapkan untuk melayani kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

