Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran, Dalam Rangka Peringatan Haru Tatar Sunda 2026

j. Tokoh pelestari budaya (Abah Anton Charlian)

k. Para Pejabat Utama Pemda Kab Tasikmalaya meliputi Staf Ahli, Asisten Daerah, Pimpinan SKPD dan OPD pemda Kab Tasikmalaya

l. Para peserta Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran Dalam Rangka Peringatan Hari Tatar Sunda Tahun 2026

m. Masyarakat Kab Tasikmalaya yang menyaksikan acara Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran Dalam Rangka Peringatan Hari Tatar Sunda Tahun 2026.

Baca Juga:Penguatan Karakter Siswa, Disdikpora Pangandaran Siapkan Program Religius Terintegrasi

Kirab budaya ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta warisan budaya Sunda yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan peradaban masyarakat Jawa Barat, khususnya dalam mengenang kejayaan Padjajaran sebagai simbol persatuan, kebesaran, dan kearifan lokal tanah Sunda.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya bersama para pejabat daerah turut mengikuti rangkaian acara kirab yang menampilkan berbagai seni budaya tradisional Sunda, atraksi kesenian daerah, serta prosesi napak tilas sebagai pengingat generasi penerus terhadap pentingnya menjaga identitas budaya bangsa.

Iring iringan Karnaval Kirab Mahkota Binokasih melaksanakan Start Kirab dari Kampus Universitas Cipasung menuju Kantor Pemda Kabupaten Tasikmalaya dengan Rute Star Uncip – Simpang empat Muhtamar – Simpang tiga Kudang – Simpang tiga Dozer – Simpang tiga Ciseda – Jl Raya Pemda – Simpang tiga Gebu – Komplek Pemda.

Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan budaya seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, dan kebanggaan terhadap budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan nasional.

Baca Juga:Polsek Jalan Cagak Subang Gencar Patroli Malam Mencegah Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukumnya

“Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran ini bukan hanya seremonial budaya, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menanamkan semangat kebangsaan, serta menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Dandim.

Gubernur Jawa Barat dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Sunda untuk terus melestarikan budaya, menjaga tradisi, serta menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai pondasi dalam membangun Jawa Barat yang maju dan berkarakter.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan budaya Sunda sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *