Baca Juga:Bupati Subang Sidak Tempat Hiburan Malam dan Penjual Miras Tak Berizin, Akan Lakukan Penutupan
Dengan adanya kolaborasi yang semakin solid ini, diharapkan publikasi mengenai capaian dan program kerja Lapas Muara Enim dapat tersampaikan lebih efektif. Hal ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang humanis dan transparan.
Saat di konfirmasi Ka Lapas Auliya Zulfahmi saat di wawancari di acara coffee morning tersebut tentang jumlah warga binaan di lapas baik itu wanita maupun pria dan pelaku pelanggaran kasus terbanyak menjadi binaan di dalam Lapas IIB Muara Enim yang ada.
“Untuk jumlah total seluruh warga binaan IIB lapas Muara Enim 1256, di antaranya pria 1232 dan wanita 24. Yang paling banyak tersangka kasus narkoba”, ungkapnya.
Baca Juga:Kang Rey Tegaskan Penataan Pantai Pondok Bali Tertata Rapi Tanpa Merusak Ekosistem
Ada pun yang di sampaikan ka lapas Auliya Zulfahmi, bagi para tahan yang telah menjadi warga binaan lapas IIB Muara Enim.
Kami selalu melakukan binaan melalui pelatihan yang ada di lapas ini yaitu, ada workshop membuat roti, workshop pengelasan, workshop pertukangan, memperbaiki kendaraan motor maupun mobil, ada juga pelatihan perkebunan kitalakukan kebun melon, dan ada juga pelatihan perternakan,” tegasnya.

