Ragam  

Diky Chandra : Adanya Baso Gejrot Buka Cabang Di Mekkah, Tunjukan Langkah Nyata UMKM Kuliner Tasik

Baca Juga:Kang Akur Terima Kunjungan PII Provinsi Jabar, Berharap Kehadiran Dapat Menjadi Jembatan Bagi Masyarakat Subang

Pemilik Baso Gejrot, H Dede Redi Sutisna dalam sambutannya menyampakkan syukur Alhamdulillah acara yang berlangsung khidmat ini menjadi langkah nyata ikhtiar UMKM dari wilayah Tasikmalaya untuk merambah pasar internasional menuju Tanah Suci.

Baso Gejrot merupakan brand legendaris, Atas izin Allah SWT dan melalui sinergi bersama Dr. Dilal Adlin Fadil, di mana keduanya adalah putra daerah Tasikmalaya, ikhtiar ekspansi ini membuahkan hasil. Kolaborasi tersebut sukses menembus perizinan legal secara mandiri untuk mendirikan syarikah di Arab Saudi, tanpa harus bergantung pada sistem kafil (sponsor) maupun muassasah Saudi. Entitas bishis yang terbentuk, yaitu Syarikah Makan Al Na’im, diharapkan menjadi salah satu pionir UMKM daerah yang berhasil menembus pasar global, khususnya di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

Keluarga besar paguyuban baso Tasikmalaya yang diasuh oleh Bapak H. Dede Redi dan para tokoh yang membersamai nya, bersinergi dengan Dr. Dilal Adlin Fadil beserta segenap tim profesional keluarga besar di Makkah Al Mukarromah.

Baca Juga:Bupati Zukri Bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi 

Seluruh tim memiliki tekad yang kuat untuk menjadi bagian dari pelayan para tamu Allah (Duyufurrahman), khususnya jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Ekspansi ke Makkah dilatarbelakangi tingginya minat jamaah umrah dan haji terhadap kuliner Indonesia.Ia juga menilai, peluang usaha kuliner di Mekah cukup menjanjikan,karena sebagian jemaah haji berasal dari Indonesia.

“Selama ini banyak jamaah yang rindu masakan rumah. Kami melihat peluang itu. Baso Gejrot hadir bukan hanya untuk jualan, tapi juga membawa rasa Tasik untuk para perantau dan jamaah, baik jamaah haji maupun jamaah umrah.

Baca Juga:Anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati Pilih Buka Usaha Kuliner Ketimbang Bangun Dapur MBG 

Pelayanan yang disiapkan meliputi sektor kuliner yang terintegrasi di pusat peradaban Islam dunia, mencakup restoran, katering, central kitchen, hingga pabrik pengolahan daging, Inshaa Alloh.

“Sebagai penutup, keluarga besar Baso Gejrot Indonesia memohon doa restu dan dukungan dari seluruh baraya (kerabat/saudara) di mana pun berada. Semoga Allah Ta’ala senantiasa melimpahkan kemudahan, kelancaran, serta keberkahan dalam setiap ikhtiar ini emi memberikan manfaat yang seluas-luasnya, “pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *