Karnaval Muharam ini memiliki makna strategis karena tidak hanya menjadi agenda perayaan keagamaan tetapi juga menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, toleran dan kasih sayang.
“Momentum pergantian tahun islam ini harus di jadikan refleksi untuk memperkuat persaudaraan,”ujar Diky.
Baca Juga:Kapolres Purwakarta dan Ketua Bhayangkari Hadiri Festival UMKM, Wujud Dukungan Ekonomi Kerakyatan
“Saya bangga melihat semangat warga RW 05. Ini bukti bahwa di tengah kesibukan, warga masih punya waktu untuk berkumpul, beribadah, dan berbagi. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghidupkan kegiatan keagamaan. Menurutnya, keterlibatan muda-mudi dalam Marhant Band dan kepanitiaan adalah modal besar untuk regenerasi.
“Pemerintah kota siap mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Karena dari sinilah kita membangun karakter masyarakat yang religius, kompak, dan peduli,”pungkasnya.

