Pewarta:Yandi.
Subang,Hallo Berita Online.Com- Proyek pemeliharaan berkala Jalan Sanca–Cibitung di Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, menjadi sorotan setelah muncul dugaan pekerjaan hotmix tidak memenuhi spesifikasi teknis. Dugaan tersebut mencuat menyusul temuan lapangan yang menyebut lapisan hotmix diduga terlalu tipis serta proses penghamparan agregat dinilai tidak optimal.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Raza Setia dengan rincian sebagai berikut:
Pekerjaan: Pemeliharaan Berkala Jalan Sanca–Cibitung
Lokasi: Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang
Sumber Dana: APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026
Pelaksana: CV Raza Setia
Nilai Kontrak: Rp199.335.000
Waktu Pelaksanaan: 45 hari kalender
Mulai Pekerjaan: 16 Juli 2026
Nomor Kontrak: 600.1.8/71/BID/PEMEL/PUPR/SPK.2026
Sejumlah warga yang turut berada dilokasi mempertanyakan kualitas pelaksanaan proyek tersebut. Mereka menduga campuran aspal yang digunakan sudah mengalami penurunan suhu saat dihampar sehingga berpotensi memengaruhi kualitas hasil akhir.

Kami sebagai warga tentu berharap pekerjaan jalan ini benar-benar sesuai spesifikasi. Dari yang kami lihat di lapangan, lapisan hotmix terkesan tipis sehingga muncul dugaan adanya pengurangan volume”Ungkap salah seorang warga
Selain itu, terdapat pula dugaan bahwa ketebalan lapisan hotmix yang terpasang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pengukuran teknis oleh instansi yang berwenang.
Perhitungan Biaya Belum Dapat Dijadikan Kesimpulan
Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, berupa estimasi kebutuhan bahan dan alat yang menyebut penggunaan sekitar 42 ton hotmix AC-WC, batu split/Beskos,mobilisasi alat, serta biaya operasional dengan total sekitar Rp94,5 juta.

