Kunjungan Dandim 0612/Tasikmalaya dan Ketua Persit KCK Cabang XXIII di Koramil 1208/Manonjaya, Jadi Ruang Silaturahmi, Evaluasi dan Penguatan Moral Prajurit

Baca Juga:Musrenbang RKPD 2027 Pangandaran Digelar, Fokus Percepatan Ekonomi Berbasis Pariwisata

Menariknya, dalam kunjungan tersebut Dandim membawa “oleh-oleh moral” bagi Koramil 1208/Manonjaya berupa fakta integritas shalat berjamaah di masjid. Seluruh anggota Koramil diminta mengisi dan menandatangani komitmen tersebut sebagai bentuk penguatan spiritual di lingkungan satuan.

Baginya, rezeki paling mulia bukan semata soal materi, melainkan kemampuan istiqomah dalam ibadah.

“Rezeki yang paling mulia itu istiqomah. Harta itu yang paling rendah nilainya kalau dibanding ketenangan hati dan ibadah,” tuturnya.

Baca Juga:Peringati Milad Ke-41, Ponpes Darussalam Kosamalang Subang Gelar Acara Tasyakuran

Selain pembinaan internal, Dandim juga mengingatkan pentingnya mendukung dan mengamankan program-program pemerintah demi menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Di sela kegiatan, rombongan juga meninjau KDMP Desa Margahayu, Kecamatan Manonjaya. Peninjauan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan wilayah dan dukungan terhadap program pembangunan di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya Ny. Rima Mutia Imvan Ibrahim memberikan pengarahan khusus kepada ibu-ibu Persit. Ia mengingatkan pentingnya peran istri prajurit sebagai pendamping yang mampu menjaga keharmonisan keluarga sekaligus mendukung tugas pokok suami.

Baca Juga:Peringati HPN dan HUT Ke-80, PWI Riau Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

“Persit bukan hanya organisasi pendamping, tetapi juga fondasi moral dalam kehidupan keluarga prajurit, “pungkasnya

Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata berupa jam dinding kepada Koramil 1208/Manonjaya sebagai simbol penghargaan dan kebersamaan.

Lebih dari sekadar kunjungan kerja, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan satuan bukan hanya terletak pada seragam dan kedisiplinan, tetapi juga pada ketulusan pengabdian, kekompakan keluarga, serta keteguhan moral dan spiritual para prajuritnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *