Ia juga menegaskan, pondok pesantren telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa, khususnya dalam membangun karakter masyarakat.
“Pondok pesantren memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa, termasuk dalam membangun karakter masyarakat,” imbuhnya.
Bupati Cecep berharap, melalui pelaksanaan musyawarah kerja ini dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif dalam pengembangan pesantren ke depan.
“Melalui musyawarah kerja ini, saya berharap akan lahir gagasan-gagasan konstruktif yang mampu memperkuat eksistensi pesantren, serta mendorong peran aktifnya dalam pembangunan daerah yang religius, maju, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda Kab. Tasikmalaya, perwakilan Kementerian Agama Kab. Tasikmalaya-Kasi Pondok Pesantren, Ketua MUI, Ketua DMI, Ketua FKDT, Ketua BKPRMI, para pimpinan pondok pesantren, dan tamu undangan lainnya.

