“Kami berharap Hajat Laut bisa menjadi budaya unggulan daerah dan masuk kalender event nasional. Dulu saat masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis, kegiatan ini pernah dikenal hingga level internasional. Maka cita-cita Pangandaran mendunia harus kembali kita dorong bersama,” paparnya.
Sementara itu, Ketua HNSI Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjadikan Hajat Laut sebagai momentum tasyakur bin nikmat sekaligus event pariwisata daerah.
“Saya kira langkah menjadikan Hajat Laut sebagai event pariwisata sudah sangat bagus. Selain sebagai bentuk rasa syukur nelayan, kegiatan ini juga menjadi evaluasi bersama terhadap berbagai kondisi yang terjadi di wilayah Pangandaran,” katanya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pangandaran turut menyampaikan apresiasi kepada BRI yang terus mendukung sektor perikanan dan para pelaku usaha nelayan di daerah.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor ekonomi kelautan di Pangandaran,”ujarnya.
Sementara itu, pihak BRI menyatakan siap mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan akses layanan perbankan dan pembiayaan bagi nelayan maupun pelaku usaha mikro di wilayah pesisir.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.

