Surabaya, 21 Agustus 1945. Atas nama seluruh warga Polisi, Moehammad Yasin – Inspektur Polisi Kelas I.
Pembacaan naskah tersebut menjadi pengingat bahwa sejak awal perjuangannya, Polisi Republik Indonesia telah menempatkan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat sebagai bagian penting dari jati diri institusi.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. menyampaikan bahwa peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan nilai perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu Polri.
Baca Juga:Bupati Subang Hadiri Milangkala Cipunagara ke-45, Disambut dengan Penampilan Silat Ciung Wanara
Semangat tersebut, kata Kapolres, harus diteruskan oleh seluruh personel dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan serta membangun komunikasi yang semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, Hari Juang Polri menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen personel dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Peringatan Hari Juang Polri mengingatkan kita bahwa Polri lahir dari semangat perjuangan dan tidak terpisahkan dari masyarakat. Nilai perjuangan tersebut harus terus diwujudkan melalui pengabdian, pelayanan yang humanis, profesionalisme serta kehadiran Polri dalam setiap kebutuhan masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini.
Baca Juga:Warga Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Keluhkan Infrastruktur Jalan
Ia menambahkan, semangat “Polri Untuk Masyarakat” harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga keberadaan Polri benar-benar dapat memberikan manfaat, rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat.

