Pewarta:H Amir.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Cabang Tasikmalaya dalam rangka memperingati World Art Day (Hari Seni Sedunia) menggelar Diskusi Peran Musisi Tradisi dan Modern. Dalam Meningkatkan Ekonomi Kreatif Tasikmalaya di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu (15/04/26).
Dalam kegiatan ini tampak dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, H.Nanang Suhara, Wakil Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya Andi Ini serta tamu undangan lainnya.
Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, H. Nanang Suhara, S.Pd., M.Pd menjelaskan kegiatan yang digelar Daya Mahasiswa Sunda yang bekerjasama dengan DKKT ini merupakan kolaborasi yang baik.
Yang mana hasil kolaborasi ini dapat menjawab tantangan-tantangan yang akan datang ke depan.
Baca Juga:Sekdis Porabudpar Kota Tasikmalaya Terapkan CFD, Hadiri Kegiatan Hari Seni Dunia Dengan Bersepeda
“Karena, walau bagaimana pun kita tidak bekerja sendirian untuk memajukan Kota Tasikmalaya dalam h Seni dan budaya, tapi kita harus bersama-sama berkolaborasi, sehingga akan menjadi tujuan yang di harapkan dalam meningkatkan ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya,”ujar Nanang.
Lebih lanjut, Nanang menyampaikan untuk animo generasi muda Kota Tasikmalaya sekarang itulah bentuk tantangannya, bahwa kita harus diskusi dan kolaborasi.
Karena kita ini dua hal yang menarik antara tradisi dan modern, di satu sisi dua menarik ini, tradisi penuh dengan kearifan lokal, dan modern harus dengan kekinian yang ada sekarang ini.
Baca Juga:Purwakarta Aman dan Maju, Kapolres Kawal Strategi Pembangunan 2027 di Musrenbang
“Jadi mau tidak mau dengan kolaborasi ini harus ngabisin dalam rangka menciptakan dan menjawab apa yang jadi keinginan dari anak-anak jaman sekarang,”ungkapnya.
Ia menambahkan, adapun keinginan untuk menjadikan Alun-alun Dadaha sebagai ruang terbuka untuk berkreasi menurut saya itu keinginan yang baik dan bagus dan itu harus kita dukung.

