Pos Indonesia Bersama Kemenbud RI Hadiri Pameran Filateli 70 Tahun KAA

Sementara itu, Direktur Bisnis Jasa Keuangan PosIND Haris menambahkan, prangko bukan sekadar alat pembayaran pos, melainkan “jendela kecil” yang merekam budaya, sejarah, dan perjuangan bangsa.

“Melalui pameran ini, kami ingin menjembatani generasi masa kini dengan sejarah perjuangan bangsa-bangsa Asia dan Afrika,” ungkapnya.

Diketahui, pameran menghadirkan tiga kelompok utama koleksi. Pertama, koleksi prangko dan benda filateli yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan KAA. Kedua, lebih dari 100 foto dokumentasi pilihan dari total 203 koleksi pribadi Menteri Kebudayaan yang merekam berbagai momen penting KAA.

Baca Juga:Pilkades PAW di Kabupaten Purwakarta Berjalan Lancar, Pelantikan Segera Dilaksanakan

Ketiga, koleksi literasi berupa buku, surat kabar, dan terbitan lainnya yang relevan dengan penyelenggaraan konferensi bersejarah tersebut.

Dengan semangat reflektif dan edukatif, Pameran Filateli 70 Tahun KAA tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menghidupkan kembali semangat solidaritas Asia-Afrika dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Masyarakat umum pun diundang hadir dan merasakan kembali getaran sejarah dari Kota Bandung yang pernah menjadi titik temu bangsa-bangsa Asia dan Afrika tujuh dekade lalu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *