Baca Juga:Diduga Oknum KS SDN Bojongsari 1 Cianjur Rusak Aset Negara, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kemerdekaan pangan bukan hanya selesai di lumbung, melainkan tuntas sampai di tangan rakyat.
Menurutnya, di Kabupaten Subang, program ini menjadi instrumen penting untuk menjaga daya beli serta ketahanan pangan keluarga, sehingga tidak ada ruang untuk kelalaian dalam pelaksanaannya.
“Kita harus mempersiapkan stok, dan kualitas harus dipastikan. Kualitas beras yang disalurkan harus benar-benar layak konsumsi, ketepatan sasaran harus dijaga ketat, dan bantuan harus sampai kepada yang berhak menerimanya sesuai data yang valid” tegasnya.
Ia meyakini pelaksanaan penyaluran ini akan berjalan lancar apabila empat kriteria utama terpenuhi, yakni kesiapan stok, kualitas beras, ketepatan sasaran, serta kelancaran alat transportasi.
“Kehadiran unsur Kejaksaan, TNI, dan Polri dalam forum ini adalah bukti bahwa kita serius mengawal program ini bersama. Pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan alokasi tiga bulan ini” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Kang Asep Nuroni mengajak seluruh pihak memanfaatkan forum rapat tersebut untuk menuntaskan setiap persoalan teknis di lapangan agar penyaluran berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat kualitas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama, lalu diakhiri dengan peninjauan ke dalam gudang Bulog, serta pengecekan langsung kualitas beras yang akan disalurkan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kantor Cabang Bulog Subang beserta jajaran, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Kepala Bidang dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, perwakilan Kanit Satgas Pangan Polres Subang, serta Danramil Subang.

