“Kami ingin pengurus dan anggota semakin solid. Dengan kebersamaan seperti ini, komunikasi akan semakin baik dan semangat untuk menjalankan kegiatan sosial juga semakin kuat,” katanya.
Iwan menambahkan, keterlibatan anak yatim binaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PADI untuk menghadirkan kebahagiaan sekaligus perhatian bagi mereka.
“Kami ingin anak-anak yatim tidak merasa sendiri. Mereka harus tahu bahwa ada keluarga besar yang peduli dan siap berbagi kebahagiaan bersama mereka,” ucapnya.
Pemilihan kawasan Situ Panjalu sebagai lokasi family gathering juga memberikan nuansa berbeda. Peserta tidak hanya berkumpul dalam suasana santai, tetapi sekaligus menikmati lingkungan wisata dan kebersamaan tanpa sekat antara pengurus, anggota dan anak-anak yatim binaan.
Iwan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi energi positif bagi keluarga besar PADI. Kami ingin kebersamaan tidak berhenti di acara ini, tetapi terus diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian kepada masyarakat,” pungkasnya.

