“Ini juga, sebuah edukasi bagi generasi muda, bahwa sisingaan ini merupakan sebuah kesenian Jawa Barat yang berasal dari Kabupaten Subang,”ungkapnya.
Selain itu,ucap Diky, di kegiatan Imtihan ini juga ada Bazaar UMKM, ini untuk mengangkat potensi UMKM yang ada dan sesuai dengan program Pemerintah Kota Tasikmalaya, yaitu program Pemberdayaan Ekonomi Lokal Kewilayahan (Pelak).
Pendidikan usia dini dari Paud, TK, dan Madrasah Ibtidaiyah ini adalah awal bagaimana untuk menguatkan karakter anak-anak. “Karena banyak yang pinter tapi jadi merasa pintar tidak pintar merasa. Yang jauh dari Agama, Naudzu billah,”ujarnya.
Menurutnya, sekarang ini banyak yang seperti itu, memang harus diakui sekarang itu banyak yang pintar. Tapi ketika tidak ada tuntunan dari madrasah anak ini menjadi poekeun. Yang akhirnya yang pintar juga minteran. Banyak yang merasa pintar bukan pintar merasa.
“Mudah-mudahan dengan adanya anak-anak yang di didik di Madrasah Al Ihsan Al Islami ini, keimanan dan ketaqwaan masa depannya akan jauh lebih baik,”kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara.

