Di bidang sosial dan kesehatan, TMMD ke-130 turut memasukkan kegiatan penyaluran 100 paket bantuan untuk penanganan stunting. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan masalah pertumbuhan anak.
Letkol Inf. Eko Novandy Saputro, mengatakan seluruh rangkaian pekerjaan dalam program tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 30 hari.
Ia berharap pelaksanaan TMMD dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat sehingga hasil pembangunan bisa dirasakan secara langsung oleh warga penerima manfaat.
Harapannya, masyarakat dapat menyambut positif seluruh kegiatan yang dilaksanakan. Semoga semuanya berjalan lancar dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Baca Juga:Senang, Anak Yatim Diajak Jalan-Jalan ke Situ Panjalu Ciamis Oleh LSM PADI, Ini Bentuk Kebersamaan
Pelaksanaan TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Keberadaan jalan baru beserta infrastruktur pendukung diharapkan tidak hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi berkembangnya kegiatan ekonomi warga.
Di sisi lain, pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah, dan bantuan sosial diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan target penyelesaian sekitar satu bulan, keberhasilan TMMD ke-130 tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan dan manfaatnya bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Baca Juga:Senang, Anak Yatim Diajak Jalan-Jalan ke Situ Panjalu Ciamis Oleh LSM PADI, Ini Bentuk Kebersamaan
Semangat gotong royong yang dibangun melalui program ini diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan rakyat sekaligus menjadi dorongan bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Pangandaran.

