Sementara itu, Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menyampaikan bahwa lomba melukis difabel menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Polres Pangandaran dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan memperoleh apresiasi. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin menghargai keberagaman dan kesetaraan,” ungkap Aiptu Yusdiana.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Polri Presisi serta implementasi kebijakan Polda Jawa Barat melalui jargon
“Jaga Rawat Jawa Barat”, dengan mengedepankan pelayanan yang Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif kepada seluruh masyarakat.
Suasana perlombaan berlangsung hangat dan penuh antusias. Setiap goresan warna yang dituangkan para peserta menjadi cerminan kreativitas, imajinasi, serta semangat pantang menyerah.
Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan inklusivitas, sekaligus mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas agar terus berkarya dan meraih prestasi.

