Pewarta:Iyut K.
Pangandaran,Hallo Berita Online. Com-Masyarakat Kabupaten Pangandaran diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mencatut nama pejabat dan instansi resmi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Peringatan tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) setelah Tim Pangandaran Saber Hoaks menemukan sejumlah modus penipuan baru yang menyasar masyarakat, aparatur pemerintah hingga pelaku usaha.
Berdasarkan laporan yang diterima, sedikitnya ada dua modus yang tengah beredar. Modus pertama dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai ajudan atau ADC Wakil Bupati Pangandaran menggunakan nomor **+62 823-1206-6515**. Pelaku memperkenalkan diri bernama Resky dan mencoba membangun komunikasi dengan meminta arahan untuk menghubungi pihak tertentu maupun meminta nomor kontak orang lain.
Baca Juga:Betuk Pelayanan, Polres Purwakarta Lakukan Pengamanan Buruh Ke Jakarta
Sementara modus kedua dilakukan oleh pelaku yang mengatasnamakan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) menggunakan nomor **+62 822-7764-9516**. Oknum tersebut mengaku berasal dari Prokopim dan mencoba menghubungkan telepon dari Bupati Pangandaran kepada sejumlah pengusaha hotel di wilayah Pangandaran.
Pemkab Pangandaran menegaskan bahwa seluruh komunikasi tersebut merupakan **hoaks** dan bagian dari upaya penipuan. Pemerintah memastikan pimpinan daerah maupun perangkat instansi resmi memiliki prosedur komunikasi yang jelas dan tidak pernah melakukan komunikasi kedinasan mendadak melalui nomor pribadi yang tidak terverifikasi.

