Menurutnya, walikota dan jajaran pemerintah daerah berharap para kader Damas dapat memberikan pemikiran kritis, inovasi, serta kontribusi nyata dalam menyukseskan program-program pembangunan ekonomi, sosial, dan infrastruktur daerah.
“Mempererat sinergi antara komunitas kepemudaan dengan pemerintah kota/provinsi agar dapat melahirkan program- program kreatif, seperti gelaran seni budaya dan olahraga tradisional,”ujar Diky Chandra.
Baca Juga:Prof. Diana Sari Rektor Baru USB Bandung, Target Kembalikan Kejayaan USB Masa lalu
Ia menambahkan,damas diharapkan dapat menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan pemimpin masa depan berkarakter Sunda.
“Yang menganut prinsip cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (cerdas), ” pungkasnya.

