Wawalkota Tasik Diky Chandra Terima Kunjungan Mahasiswa S2 Unsil Terkait Kerajinan Mendong

Kami pun mengakui juga para pengrajin mendong kebanyakan sudah sepuh. Bisa jadi tidak adanya regenerasi ini adalah dampak dari kurang luasnya pemasaran dan kreatifitas plus mendong.

Untuk pemasaran selain harus bekerjasama dengan pihak-pihak lain,, pemerintah bisa saja membuat POT pasar online di 10 kecamatan yang ada.

Baca Juga:Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pelalawan, Wabup H. Husni Tamrin Sampaikan Ini

POT kecamatan bisa jadi affiliate untuk semua produk di kecamatan sebagai perluasan pasar.

Selain itu harus ada event-event yang terkait dengan mendong, misalnya gelar makan bersama dengan tiker mendong terpanjang di Jalan Hazet atau doa bersama dengan fasilitasi mendong terpanjang. Bisa juga produksi dan promosi sajadah mendong, tas mukena mendong selain tiker mendong itu sendiri

Bahkan bisa juga kerjasama dengan hipsik himpunan perupa tasik mana tahu mendong bisa jadi kanvas inovatif sebagai dasar lukisan-lukisan. Atau bisa membuat payung tasik dari mendong.

Baca Juga:Hadiri Pembinaan dan Evaluasi Monitoring Forkofimda, Wabup Sumedang: Ciptakan Kenyamanan, Keamanan Masyarakat

Apapun bisa dilakukan seperti halnya orang tua kita era dahulu bisa kepikiran bikin mendong, bikin padi jadi beras dan beras jadi nasi, semua karena pemanfaatan akal yang lahir jadi ilmu.hingga kita bisa beramal.

“Yang penting jangan mengeluh atas kondisi yang ada tapi terus bergerak cari solusi,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *