Pewarta:H Amir.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com- Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menyambut kunjungan kerja anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai PKB H Oleh Soleh, SH, Kamis (30/07/26).
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candra menyampaikan kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi yang memberikan banyak masukan bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Kami merasa bahagia dikunjungi oleh Anggota Komisi I DPR RI Kang H.Oleh Soleh saat datang ke Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya dan mengetahui ada syuting di tempat tersebut.
“Dimana, syuting yang dilaksanakan itu sebagai bahan untuk sosialisasi bertemakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Korupsi,” ungkap Diky Chandra.
Lebih lanjut, Diky mengatakan kepada Kang H.Oleh Soleh kami sampaikan bahwa karena, efisiensi jadi tidak ada anggaran untuk sosialisasi. Kami berharap bila, ada bantuan anggaran dari pusat untuk membuat bahan sosialisasi yang multi fungsi.
“Fungsi sosialisasi tentang hukum, wawasan kebangsaan dan yang lainnya, di mana dalam pembuatannya melibatkan pelaku seni Kota Tasikmalaya agar mereka bisa berkarya,”ujarnya.
Kang Haji Oleh Soleh memberikan banyak informasi dan masukan kepada kami sebagai legislatif di pusat. Mudah-mudahan komunikasi ini semakin baik dan menjadi bekal agar ke depan kita bisa berbuat lebih banyak untuk Kota Tasikmalaya.
Di tengah tekanan fiskal yang belum sepenuhnya reda, Pemerintah Kota Tasikmalaya kini dituntut tidak hanya pandai menghitung angka, tetapi juga cermat menentukan prioritas.
“Sebab dalam situasi keuangan yang serba terbatas, setiap rupiah harus bekerja lebih keras daripada sekadar tercatat di atas kertas,” katanya.
Sementara, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB H. Oleh Soleh,S.H, mengatakan kondisi fiskal yang sedang dialami daerah bukan hanya terjadi di Kota Tasikmalaya, tetapi hampir dirasakan seluruh pemerintah daerah di Indonesia sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran dan dinamika ekonomi global.Panduan Kota & Daerah
“Efisiensi anggaran ini terjadi di seluruh pemerintah, dari Sabang sampai Merauke. Saya yakin Presiden memiliki niat baik agar setiap rupiah APBN maupun APBD benar-benar berdampak kepada masyarakat,”ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui kebijakan efisiensi saat ini membuat sebagian daerah merasa ruang fiskalnya semakin sempit.

