Sebanyak 894 Mahasiswa Baru Universitas Sangga Buana YPKP Bandung Ikuti PKKMB Tahun 2026

Bandung,Hallo Berita Online.Com-Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung resmi menyambut 894 mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP Bandung ini mengusung tema “Generasi Berdampak yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menyampaikan pesan bahwa mahasiswa bukan sekadar peserta didik, melainkan juga agen perubahan yang berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Brian Yuliarto kepada mahasiswa baru melalui tayangan video dalam rangkaian PKKMB.

Baca Juga;Bunda Paud Pimpin Rapat Bersama Tim Pokja Paud dan Bimba se-Kabupaten Subang, Sosialisasi Gerakan Wajar 1 Tahun Pra Sekolah

“Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” pesan Brian Yuliarto.

Dikatakan Brian Yuliarto, PKKMB menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pembekalan agar mahasiswa mampu berproses dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, sehingga kelak menjadi lulusan yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan berdaya saing global.

“Mari kita semarakkan penyambutan mahasiswa baru sebagai calon pemimpin bangsa dengan semangat meneruskan perwujudan kampus berdampak, menyiapkan generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter, dan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” pungkasnya.

Baca Juga:Hadiri Musda V Partai Golkar Kota Tasik Diky Chandra Ditawari Jadi Kader, Akan Pertimbangkan Dengan Matang

Sementara itu, Rektor USB YPKP, Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran para mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari pencapaian akademik semata, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan manfaat dan perubahan positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Sebagai mahasiswa USB YPKP, saudara diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kolaborasi, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tindakan,” ujar Prof. Diana di hadapan civitas akademika.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun budaya Green Campus melalui kegiatan sederhana namun bermakna, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa tumbler, menjaga kebersihan, menghemat energi dan air, serta memanfaatkan lingkungan kampus secara bertanggung jawab.

Baca Juga:Warga Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Keluhkan Infrastruktur Jalan

“Kita selalu gaungkan USB menuju Green Campus. Sekarang kita tidak memakai minuman kemasan, kita menjaga lingkungan, memilah sampah, dan mewajibkan mahasiswa untuk menggunakan tumbler. Ke depannya kita akan ikut dalam UI GreenMetric sehingga kegiatan-kegiatan menuju sustainable campus dapat dinilai secara terukur,” tambahnya saat ditemui awak media usai acara.

Dalam sesi wawancara, Prof. Diana juga mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa baru tahun ini masih di bawah target yang ditetapkan.

“Alhamdulillah tahun ini kita ada 894 mahasiswa baru. Masih di bawah target, tapi itu merupakan tantangan bagi kita untuk tahun ke depan. Kita harus bisa menambah jumlah mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga:Hadiri Muskercab PC GP Ansor dan Maulid Nabi, Ketua PCNU KH. Atam Rustam Ajak Seluruh Kader Tingkatkan Kecintaan Kepada Rasulullah SAW dan Teladani Akhlak Serta Perjuangannya

Ia pun menekankan pentingnya keterampilan abad ke-21 yang harus dimiliki mahasiswa.

“Tema mahasiswa berdampak yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas ini sangat penting karena merupakan salah satu 21st century skills yang perlu dimiliki oleh mahasiswa,” jelasnya.

Salah satu narasumber dalam PKKMB, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum., mengaku memiliki ketertarikan tersendiri terhadap Universitas Sangga Buana, terutama pada makna nama “Sangga Buana”.

“Saya tertarik datang karena kata Sangga Buana itu buat saya sakral sekali. Kita, manusia yang hidup di Indonesia, harus memiliki jiwa Sangga Buana atau penyangga alam semesta. Bukan fisik, tetapi jiwa. Dimulai dari jiwa,” ujar Dharma usai memberikan materi kepada mahasiswa baru.

Baca Juga:Bupati Pelalawan Hadiri Rapat Sinkronisasi Program Lisdes dan Fasilitasi Penyiapan Lahan di Kantor PLN UID Riau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *