“Latihan ini menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi antar satuan. Setiap anggota harus memahami tugasnya dan mampu bertindak secara profesional, terukur serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi tiga wilayah Purwasuka bersama Sat Brimob Polda Jabar juga menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi kondisi yang membutuhkan pengerahan kekuatan secara terpadu.
Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk kesiapan Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
“Pelatihan Sispamkota bukan sekadar simulasi, tetapi bagian dari upaya memastikan personel siap menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan. Dengan latihan yang terukur, komunikasi yang baik dan koordinasi yang solid, setiap situasi dapat direspons sesuai prosedur dengan mengutamakan keamanan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis, tetapi juga melalui koordinasi dan komunikasi antarsatuan. Hal tersebut diperlukan agar setiap unsur dapat bergerak sesuai fungsi dan peran masing-masing ketika menghadapi situasi kontinjensi.
Pelatihan Sispamkota juga menjadi bagian dari kesiapan kepolisian dalam menghadapi berbagai agenda yang memiliki potensi kerawanan, baik agenda nasional maupun daerah. Dengan latihan secara berkala, personel diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan situasi di lapangan.
“Melalui kegiatan tersebut, Polres Purwakarta bersama Polres Subang, Polresta Karawang dan Sat Brimob Polda Jabar terus memperkuat kesiapsiagaan, soliditas dan kemampuan koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah Purwasuka,” ucap Tini.

