Dikatakannya, untuk pelaksana pekerja rebah bangunan sekolah tersebut para pekerja seluruhnya dari wali murid yang keseharian pekerja bangunan yang terbiasa bekerja di luar kota.Seperti Jakarta, bandung,Bogor, dan di sekitar kota di Jawa barat.
“Dengan ada pekerja di kampung sendiri mereka sangat terbantu karena ada lapangan kerja bagi mereka selama masa waktu pekerjaan berlangsung mereka bisa kumpul dengan keluarga,” ujar Ai Hadiati.
Dijelaskannya,saat ini SDN Sukabahagia memiliki siswa sebanyak 175 siswa, satu kepala sekolah status PNS (ASN), dua guru P3K (ASN), tiga guru P3K paruh waktu (ASN) dan masih memiliki guru honor sekolah sebanyak empat orang guru.
Baca Juga:FTBI Jenjang SMP Komisariat 2 Pangandaran, Jadi Wadah Pengembangan Bakat dan Kreativitas Siswa
“Sekolah ini di bangun saat program impres sekitar akhir tahun 1994,sampai saat ini tahun 2026 , sekitar 32 tahun baru menerima bantuan rebah bangunan, ruang Kelas perpustakaan, ruang administrasi sekolah dan ruang UKS,” jelas Kepala Sekolah.
Menurutnya, masyarakat di sekitar sekolah sangat senang atas di berikan bantuan revitalisasi ini, begitupun para wali murid selaku alumni sekolah disini yang sekarang anaknya menimba ilmu di SDN Sukabahagia sangat senang anak-anak bisa belajar lebih rajin lagi.Karena keberadaan ruang sekolah yang nyaman.
Kami jajaran guru dan para orang tua siswa yang di wakili oleh komite sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten Cianjur, kepala bidang SD, kasi sarana prasarana SD di dinas kabupaten Cianjur.serta unsur muspika kecamatan Sukaresmi.
Baca Juga:Buka Jambore Kader PKK Kabupaten Subang Tahun 2026, Ini Pesan Ketua Ega Anjani Reynaldy
“Atas bantuan yang sekolah terima,di harapkan dengan ke nyaman ruang kelas kami miliki sekarang,bisa mencetak anak cerdas dan prestasi di kemudian hari,”kata jajaran komite.

