Baca Juga:14 Pelaku Pengeroyokan Brutal Diamankan, Kapolres Purwakarta Tegaskan Tidak Ada Toleransi Premanisme
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Jawa Barat dalam program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat model pendayagunaan zakat yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, pendekatan seperti ini penting untuk memastikan bahwa penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki bekal kompetensi yang dapat menjadi modal usaha jangka panjang.
Salah satu peserta dari ITB, Gina, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti program tersebut.
Baca Juga:Terjadi Kecelakaan di Ruas Tol Pekanbaru- Dumai Makan Korban, Ini Penyebabnya
“Pelatihan Barista Z-Coffee ini sangat membuka wawasan kami, bukan hanya tentang teknik meracik kopi, tetapi juga tentang bagaimana membangun usaha yang relevan dengan perkembangan digital saat ini. Program ini memberi kami semangat untuk lebih mandiri dan berani memulai usaha,”ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI bersama BAZNAS Jawa Barat berharap Pelatihan Barista Z-Coffee dapat menjadi model pemberdayaan mahasiswa mustahik yang berkelanjutan, sehingga lahir generasi muda yang mandiri secara ekonomi, produktif, dan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

