Pemkab Pelalawan mengusulkan Desa Serapung, yang berada di pulau terpisah dari Pulau Mendol, sebagai salah satu prioritas program Lisdes. Hingga kini, Serapung belum teraliri jaringan listrik PLN.
“Secara data, masih ada desa di Provinsi Riau yang belum dialiri listrik PLN. Ini memerlukan komitmen kuat dari PLN dan Dinas ESDM Provinsi Riau untuk memperjuangkannya demi kesejahteraan masyarakat dan membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan.” tegasnya.
Selain Serapung, Pemkab Pelalawan menyampaikan 15 titik yang telah masuk dalam roadmap usulan bersama PLN. Perhatian juga diberikan kepada Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, yang sebagian masyarakatnya masih menikmati listrik sekitar 12 jam per hari, padahal wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang besar.
Baca Juga:Fredy Kristianto Menang Lagi di PN Ciamis, Gugatan Wahyu Hidayat Tidak Dapat Diterima
Rapat dibuka General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono. Turut hadir Gubernur Riau yang diwakili Sekdaprov Riau Syahrizal Abdi, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Eri Nurcahyanto, Koordinator Perencanaan Kebijakan dan Pembangkit Tenaga Listrik Kementerian ESDM Aryo Panggih Pramonojati, perwakilan BBSP KEBTKE, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Ismon Diando Simatupang, perwakilan DLHK Provinsi Riau, PLN bidang Pengembangan Listrik Desa, Kementerian Kehutanan, Kementerian ATR/BPN, serta bupati/wakil bupati se-Provinsi Riau atau yang mewakili.
Melalui forum tersebut, Bupati Zukri berharap sinergi Pemkab Pelalawan, PLN, dan pemerintah pusat dapat mempercepat perluasan jaringan listrik, terutama bagi desa-desa yang hingga kini belum memperoleh layanan PLN secara optimal.(Sumber Media Center Pelalawan).

