Om Zein melihat dengan jelas bahwa cat pada dinding bangunan asrama sudah mulai memudar dan kusam. Tak hanya itu, fasilitas keamanan utama berupa gerbang besi asrama juga ditemukan dalam kondisi patah dan rusak parah.
Menyadari hal tersebut dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan para mahasiswa, Om Zein tidak tinggal diam.
Seketika itu juga, tanpa menunda waktu, Om Zein langsung meminta salah seorang mahasiswi yang berada di lokasi untuk segera mencari tukang las terdekat agar kerusakan gerbang besi bisa langsung diperbaiki hari itu juga.
Tanggung Seluruh Biaya Renovasi Asrama
Aksi gerak cepat (gercep) ini tidak berhenti pada perbaikan gerbang saja. Demi memastikan asrama kembali layak dan nyaman dihuni, Bupati Purwakarta berkomitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada bangunan tersebut.
Baca Juga:Resmi Ditutup MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026, Berlangsung Meriah dan Khidmat
Om Zein menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh untuk menanggung semua biaya yang diperlukan untuk proses renovasi, termasuk pengecatan ulang dinding yang telah pudar.
“Lihat pagarnya rusak, langsung diperbaiki,” tambah Om Zein menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan tempat tinggal para mahasiswa Purwakarta di perantauan.
Langkah spontan yang dilakukan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein ini langsung memicu reaksi positif dari netizen. Banyak yang memuji kepeduliannya yang dinilai konkret dan tidak sekadar retorika.
Bagi para mahasiswa asal Jatiluhur, Pasawahan, dan wilayah Purwakarta lainnya di Yogyakarta, kehadiran Om Zein beserta bantuan renovasi ini menjadi suntikan motivasi besar untuk menyelesaikan pendidikan mereka dengan sebaik-baiknya.

