Pewarta:Iyut K.
Pangandaran,Hallo Berita Online. Com-Munculnya berbagai informasi terkait pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat.
Sejumlah kepala sekolah penerima bantuan akhirnya angkat bicara untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan proyek yang saat ini sedang berjalan.
Isu yang beredar sebelumnya menyinggung dugaan tidak digunakannya Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) dalam pengadaan barang dan jasa, serta adanya keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan pembangunan.
Menanggapi hal tersebut, para kepala sekolah menegaskan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala SDN 2 Bojongkondang, Nanang, menjelaskan bahwa proses pembangunan di sekolah yang dipimpinnya dilakukan dengan pola swakelola.
Menurutnya, pengelolaan kegiatan sepenuhnya melibatkan unsur sekolah, komite, dan masyarakat sekitar tanpa campur tangan pihak ketiga.

