Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, toкон pemuda, akademisi, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkeadilan.
Saat ini Kota Tasikmalaya menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pemberdayaan umkm, penanganan kemiskinan, pelayanan infrastruktur. tantangan tersebut tentu tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
Saya berharap fossma dapat menjadi mitra yang mampu:menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dan dprd; membangun budaya menyelesaikan persoalan; musyawarah dalam menjaga kondusivitas daerah; Memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan; serta berkontribusi melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga:Pemkab Pangandaran Gelar Rakor Dorong Percepatan Penanganan Tongkang Nautica 22
“Semoga keberadaan fossma benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tasikmalaya,”katanya.
Menurutnya,mari kita jadikan momentum deklarasi dan pengukuhan ini sebagai awal dari penguatan kolaborasi untuk membangun Kota Tasikmalaya yang semakin maju, religius, sejahtera, dan berdaya saing.
Saya mengajak seluruh pengurus fossma untuk terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi etika organisasi, memperkuat budaya gotong royong, serta mengedepankan dialog dalam kehidupan bermasyarakat dalam setiap dinamika
Baca Juga:H. Zukri Bupati Pelalawan Terima Penghargaan Leadership Award 2026 dari JMSI Provinsi Riau
“Akhirnya, atas nama DPRD Kota Tasikmalaya, saya mengucapkan selamat menjalankan amanah kepada seluruh pengurus forum silaturahmi solusi masyarakat (fossma) masa bakti 2026-2031,” ucap H Aslim.
Ketua FOSSMA terpilih, Drs,H. Dadang Abdul Fatah, MM, menyampaikan rasa syukur atas dilantiknya jajaran pengurus baru. Dalam waktu dekat, FOSSMA akan segera menyusun program kerja lima tahun ke depan.
“FOSSMA hadir untuk mengawal kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Tujuannya membantu mewujudkan masyarakat yang religius, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.
“FOSSMA tidak akan berjalan sendiri. Sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi lain akan menjadi kunci agar setiap program bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh warga,” kata Dadang Abdul Fatah.

