Sekretaris BKDM Provinsi Jawa Barat Mumuh Kostaman,S.Kom, menjelaskan pelantikan kali ini mengusung tema besar: Menjalin Sinergi dan Kolaborasi dengan Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, dan Seluruh Elemen Bangsa dalam Mendukung Pembangunan Daerah.
Tema ini bukan hanya slogan. Ini komitmen kami. BKDM ingin menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat, antara potensi desa dengan peluang di kota.
BKDM Jabar akan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, serta penguatan nilai-nilai sosial dan budaya. Organisasi ini juga akan mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga di akar rumput.
Sebagai organisasi yang concern pada pembangunan kota dan desa, BKDM menargetkan beberapa program prioritas dalam lima tahun ke depan. Mulai dari pelatihan UMKM, literasi digital untuk generasi muda, penguatan kelembagaan masyarakat, hingga program kepedulian sosial bersama BAZNAS dan mitra lainnya.
Keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan APBD. Perlu ada gerakan kolektif dari seluruh elemen bangsa.
“Kalau semua bergerak bersama, insyaallah pembangunan di Jabar, khususnya di Tasikmalaya, bisa lebih cepat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan kepengurusan baru yang resmi dilantik, DPP BKDM Jabar menyatakan siap turun langsung ke lapangan. Mereka akan mulai dengan pemetaan potensi di tiap wilayah, lalu menyusun program kerja bersama pemerintah daerah dan komunitas setempat,”pungkasnya.

