Diky Chandra Sambut Baik Film Hasil Karya Karang Taruna Tunas Mekar Burujul Muda Berkarya

Pewarta : H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara sambut hangat kunjungan silaturahmi Karang Taruna Tunas Mekar Burujul Muda Berkarya di Ruang kerjanya pada Kamis (13/08/26).

Usai menerima silaturahmi, ke awak media Diky Candranegara, mengatakan bahwa dirinya seusai menghadiri kegiatan di BPP Cipedes menerima kunjungan silaturahmi dari Karang Taruna Tunas Mekar Burujul Muda Berkarya.

Dalam silaturahmi tersebut pihak Karang Taruna menyampaikan bahwa Karang Taruna Tunas Mekar Burujul Muda Berkarya telah berhasil membuat sebuah karya film pendek, dan mengundang saya pada tanggal 29 Agustus mendatang akan memperlihatkan hasil karya tersebut melalui kegiatan nonton bareng.

Baca Juga:Wawalkota Tasik, Diky Chandra Takjub Akan Program Forum Pelajar Kabupaten dan Kota Tasikmalaya

“Film tersebut dibuat secara sederhana dengan memanfaatkan telepon seluler, bukan menggunakan kamera profesional seperti produksi film layar lebar. Meski demikian, kreativitas dan semangat kebersamaan yang dibangun para pemuda tersebut justru menjadi nilai penting.

Ada seniman yang membuat film seperti Inohong di Bojongrangkong tetapi ini bukan film layar lebar. Pembuatannya tidak menggunakan kamera profesional, melainkan handphone. Karang taruna ini ingin menggelar nobar.

Awalnya para pemuda tersebut merasa kurang percaya diri untuk mengundang dirinya maupun Wali Kota Tasikmalaya. Mereka hanya berniat memperlihatkan hasil karya yang telah dibuat.

Baca Juga:Kabupaten Purwakarta Jadi Pilot Project Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan di Setiap Kecamatan

Namun, setelah bertemu dan menyampaikan langsung rencana kegiatan tersebut, Diky mengaku justru tertarik untuk hadir memberikan dukungan.

Mereka tidak meminta apa-apa, tidak ada jamuan istimewa, sederhana saja. Mereka hanya meminta kehadiran untuk memberikan support.

Kreativitas Karang Taruna Burujul patut diapresiasi karena proses pembuatan film tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga mampu menyatukan masyarakat dalam satu lingkungan.

Baca Juga:HUT ke-81 RI Makin Semarak, Kecamatan Pangandaran Gelar Lomba Antar Desa

Dalam beberapa pekan proses produksi, para pemuda mampu melibatkan warga kampung dengan berbagai peran sesuai karakter dalam cerita.

Orang-orang seperti inilah yang sangat luar biasa. Saya juga tertarik dengan kemandiriannya. Dalam beberapa pekan mereka syuting, ternyata bisa menyatukan warga dalam satu kampung,” ujarnya.

Konsep semacam itu bukan hal baru. Ia melihat sejumlah daerah, termasuk Panjalu, Ciamis, telah memiliki aktivitas kreatif masyarakat yang serupa dan berpotensi terus dikembangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *