Baca Juga:TP-PKK Kabupaten Subang Gelar Gebyar Muharram 1448 H, Tebarkan Kepedulian Anak Yatim
Menurutnya,saat ini hampir seluruh daerah kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Karena itu setiap kegiatan yang tidak membebani APBD, baik dari pusat, provinsi, maupun lokal sangat kami butuhkan.
“Kegiatan seperti ini memiliki dua manfaat sekaligus. Pertama, ada perputaran ekonomi di daerah selama kegiatan berlangsung. Kedua, masyarakat Kota Tasikmalaya mendapatkan informasi penting terkait kesehatan yang sangat dibutuhkan,”jelasnya.
Dikatakannya,informasi tentang AIDS, TBC, dan Malaria ini penting. Edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan agar pencegahan bisa lebih dini. Dan kalau bisa dilaksanakan tanpa membebani keuangan daerah, tentu kami sangat mendukung.
“Program ATM merupakan salah satu prioritas nasional di bidang kesehatan. Melalui sosialisasi, ADINKES Jabar berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat, petugas kesehatan, dan pemangku kebijakan tentang bahaya AIDS, TBC, dan Malaria serta cara pencegahannya,”ujarnya.
Lebih lanjut,Diky mengungkapkan tentu kami berharap sosialisasi yang akan digelar di Tasikmalaya ini bisa menjangkau luas. Tidak hanya di tingkat kota, tapi juga sampai ke kecamatan dan kelurahan.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya siap bersinergi. Kami akan bantu memfasilitasi agar pesan-pesan kesehatan ini sampai ke masyarakat. Karena kesehatan adalah investasi, bukan beban,”kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

