“Pertama, kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kedua, kita melaksanakan Muskercab untuk proses organisasi selanjutnya, yaitu akreditasi dan tahapan konferensi. Sehingga perlu diadakan musyawarah kerja untuk menguatkan proses akreditasi,” ujar Fahmi.
Ia menjelaskan, konsolidasi organisasi semakin penting setelah PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya melakukan penyegaran kepengurusan di 39 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan sekitar 350 Pimpinan Ranting.
“Karena kita sudah menyegarkan kepengurusan di 39 PAC dan 350 ranting. Ini menjadi semangat baru. Mudah-mudahan menjadi langkah yang khidmat dan bermanfaat bagi Gerakan Pemuda Ansor,” katanya.
Tegaskan Peran sebagai Mitra Strategis dan Kritis Pemerintah
Fahmi menegaskan, GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya akan terus memegang komitmen untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
Baca Juga:Memperluas dan Perkokoh Barisan, DPD LSM LASKAR NKRI Subang Kukuhkan DPC Cipeundeuy-Serang Panjang
Di sisi lain, GP Ansor juga akan menjalankan peran sebagai mitra strategis sekaligus kritis terhadap pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Pesan kita satu, kita akan selalu berkhidmat terhadap Nahdlatul Ulama, kepada masyarakat, dan juga tetap menjadi mitra strategis dan kritis terhadap pemerintah, baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ungkapnya.
Fahmi juga mengingatkan bahwa GP Ansor memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Organisasi tersebut berdiri pada 1934, sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
“Ansor ini lahir di tahun 1934, sebelum Negara Indonesia merdeka. Sehingga kita punya tanggung jawab moral untuk sama-sama menjaga negara dan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Baca Juga:Dua Lokal SDN Bojongsari 1 Sukaluyu, Akan Mendapatkan Bantuan DAU dari Pemda Cianjur
Ia berharap kondisi Indonesia ke depan tetap berjalan dengan baik serta seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Harapan kita untuk ke depannya, Indonesia baik-baik saja,” pungkasnya.

