Bangun komunikasi, jemput bola dengan masyarakat, perluas edukasi, perkuat jejaring dengan kecamatan, kelurahan, PKK, sekolah, puskesmas, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur yang bersentuhan langsung dengan keluarga. Karena perlindungan anak dan ketahanan keluarga tidak bisa dikerjakan oleh satu dinas saja. Ini kerja bersama, kerja lintas sektor, dan kerja yang membutuhkan kepekaan.
Dalam arah pembangunan Kota Tasikmalaya, agenda perempuan, keluarga, dan anak sangat dekat dengan visi kita untuk mewujudkan Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan. Visi ini tidak mungkin terwujud hanya dengan membangun sektor ekonomi.
Kita juga harus membangun manusianya. Kita harus memastikan keluarga kuat, perempuan berdaya, anak terlindungi, pendidikan berjalan, kesehatan keluarga meningkat, dan nilai religius menjadi fondasi karakter masyarakat.
Baca Juga:Dandim 0625/Pangandaran Serahkan Bantuan Mobil Operasional untuk Lima Koperasi Merah Putih
Di sinilah program-program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya harus saling menguatkan. Tasik GEMAS mendorong keluarga dan masyarakat hidup lebih sehat. Tasik Pintar menegaskan pentingnya pendidikan dan kualitas anak-anak kita. Tasik Religius memperkuat karakter dan nilai akhlak.
Tasik Melayani memastikan layanan pemerintah semakin dekat, mudah, dan responsif bagi masyarakat. Semua ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan: masyarakat Kota Tasikmalaya harus semakin terlindungi, semakin berdaya, dan semakin merasakan kehadiran pemerintah..
Saya juga ingin menekankan bahwa pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah urusan masa depan.
Ketika perempuan kuat, keluarga ikut kuat. Ketika keluarga kuat, anak tumbuh lebih baik. Ketika anak-anak tumbuh dengan aman, sehat, dan percaya diri, maka Kota Tasikmalaya sedang menyiapkan generasi terbaiknya untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepada seluruh perangkat daerah, camat, lurah, PKK, lembaga layanan, fasilitator, dan para penggerak masyarakat, saya mengajak agar kegiatan hari ini Setelah launching, harus ada gerakan yang berdampak.
Setelah pelantikan, harus ada kerja nyata. Setelah struktur dibentuk, harus ada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Pastikan Sekar Wanoja benar-benar menjadi ruang pemberdayaan perempuan. Pastikan PUSPAGA benar-benar menjadi tempat belajar dan konsultasi keluarga. Pastikan Forum Anak benar-benar menjadi jembatan suara anak-anak Kota Tasikmalaya.
Sekali lagi, saya menyampaikan selamat kepada Ketua dan Pengurus PUSPAGA Bahagia Kota Tasikmalaya yang hari ini dilantik.
” Semoga amanah ini dijalankan dengan tulus, kompak, dan penuh tanggung jawab. Jadilah penggerak kebaikan di lingkungan masing-masing. Jadilah bagian dari ikhtiar kita membangun Kota Tasikmalaya yang lebih ramah keluarga, lebih ramah perempuan, dan lebih layak bagi anak,” pungkasnya.

