Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menyampaikan ada beberapa program yang di lakukan oleh Lapas Kelas IIB Kota Tasikmalaya ini, yaitu pembinaan. Bagaimana teman-teman di Lapas ini luar biasa.
Seperti yang terlihat dimana disini ada beberapa produk hasil karya warga binaan, ada kopi, bahkan sudah kerjasama dengan pihak hotel di Kota Tasikmalaya.Jadi ada pemberdayaan yang luar biasa di sini.
“Sehingga Inshaa Alloh, siapa pun yang ada, di Lapas ini nantinya ketika keluar sudah siap untuk berkreasi dalam karya nyata yang positif. Bahkan keluarganya pun dibantu oleh Lapas berupa pemberian gerobak dagangan,”ujar Diky Candra.
Ia menambahkan,untuk hal kapasitas di lapas ini, yang mana kita sama-sama tahu kondisinya sudah over kapasitas yang seharusnya dihuni 88 ini sampai dihuni sampai 462 warga binaan
“Pemkot Tasikmalaya membuka peluang pembangunan lapas baru. Salah satu opsi yang dikaji adalah pemanfaatan lahan aset pemerintah di wilayah Tamansari, meski keputusan final masih menunggu kajian lebih lanjut,”imbuhnya.
Baca Juga:FLS3N 2026, Siswa SD Kecamatan Pangandaran Tampilkan Bakat Terbaik
Menurutnya,pembangunan lapas baru menjadi kebutuhan mendesak agar pembinaan warga binaan berjalan optimal serta mengurangi beban petugas dan potensi gangguan keamanan.
“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Lapas Tasikmalaya pun tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga menegaskan urgensi penanganan over kapasitas sebagai bagian dari pembenahan sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi,”pungkasnya.

