Sejak 2006, BISA PISAN telah menjangkau lebih dari 2.000 pelajar di sembilan desa sekitar Pabrik Narogong, termasuk 500 pelajar pada 2026. Sementara itu, GENILO telah mendampingi lebih dari 200 pelajar SMA, dengan 68 peserta berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri. Pada jenjang pendidikan vokasi, EVE yang dikembangkan bersama Politeknik Negeri Jakarta memberikan beasiswa pendidikan selama tiga tahun untuk jenjang Diploma III (D3) Teknik Mesin dengan konsentrasi Rekayasa Industri Semen.
General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membuka jalan bagi generasi muda untuk terus berkembang sekaligus memperluas peluang mereka di masa depan.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas generasi mendatang. Komitmen mendukung peningkatan sektor pendidikan, menjadi bagian dari kontribusi kami terhadap pencapaian SDGs, khususnya dalam mendorong akses terhadap pendidikan berkualitas dan kesempatan belajar yang lebih luas,” kata Laily.
Selain pendidikan, komitmen tanggung jawab sosial Perusahaan juga diarahkan pada pemberdayaan kelompok rentan melalui SARtiKa BERDAYA yang berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi perempuan kepala keluarga.
Program ini tidak hanya mendorong pengembangan usaha, tetapi juga turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hingga saat ini, SARtiKa BERDAYA beranggotakan 92 perempuan kepala keluarga dari tiga desa di sekitar Pabrik Narogong, yaitu Nambo, Kembang Kuning, dan Klapanunggal.
“Kemandirian tidak terbentuk dalam waktu singkat. Karena itu, kami ingin memastikan para penerima manfaat memiliki ruang untuk terus bertumbuh bersama dan semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya. Ketika mereka semakin berdaya, dampaknya tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga dapat memperkuat ekonomi keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” tutup Laily.

